Minggu, 04 April 2021

38 Dai Alumni Daurah Musyrif Grand MBA Posdai Siap Mengabdi


DEPOK - Sebanyak 38 alumni Daurah Musyrif Gerakan Nasional Dakwah Mengajar dan Belajar Al Qur’an (Grand MBA) siap kembali mengabdi tandang ke gelanggang. 

Ketua Panitia Daurah Musyrif Grand MBA, Ust Ma’rifatullah, mengatakan peserta daurah ini merupakan perwakilan dai berbagai daerah di Indonesia dari ujung Sumatera hingga Papua.

"Alhamdulillah, selepas acara ini, sahabat sahabat dai ini siap siap akan kembali lagi ke tempat tugas mereka masing-masing. Membina dan mendampingi umat di daerah dan di tempat tempat yang jauh," kata Ma'rifatullah. 

Dia menjelaskan, kegiatan daurah ini merupakan amanat dari Rakernas Hidayatullah 2021 lalu dalam rangka memberikan arah lebih jelas untuk pengembangan mainstream lebih maksimal.

Daurah ini selain untuk meningkatkan standar komitmen dan kompetensi yang dimiliki, juga sebagai sarana pembelajaran efektif sekaligus berfungsi untuk memberikan solusi pada salah satu problem utama dai di lapangan, yakni meningkatkan kemampuan manajerial untuk pengembangan Majelis Qur’an dan Rumah Qur’an di wilayahnya masing-masing.

Daurah ini juga bertujuan menyiapkan muallim Grand MBA menjadi Musyrif di wilayahnya masing-masing dengan memahamkan mereka akan tugas pokok dan fungsi masing-masing. 

"Semoga selama tiga hari mengikuti kegiatan ini secara intensif, diharapkan peserta kembali dengan semangat baru dan bekal praktis yang lebih baik lagi," kata Ma'rifatullah menukaskan. 

Salah seorang peserta, Ust Indra Rizki asal Jayapura, Papua, menyatakan rasa senang dan syukur telah mengikuti kegiatan daurah ini. Ia bahkan merasa waktu 3 hari rasanya belum cukup memenuhi dahaga sebagai bekal spirit dakwah di daerah.  

"Sebenarnya kami merasa daurah sangat singkat, ilmu yang kami dapatkanpun serasa belum cukup. Namun di waktu yang sama tuntutan dakwah di lapangan juga menanti kita," katanya.

Dia pun merasa terbayang dalam benaknya setelah menerima sertifikat mengenai beratnya tugas dan tanggung jawab dakwah yang harus dipikul laksanakan di daerah. 

Para peserta nantinya akan dilibatkan dalam pengembangan Majlis Qur’an dan Rumah Qur’an Hidayatullah serta pelibatan para musyrif dalam pengembangan kurikulum Grand MBA.

Daurah Musyrif Gerakan Nasional Dakwah Mengajar dan Belajar Al Qur’an yang digelar selama tiga hari ini mengangkat tema “Solidkan Langkah, Kuatkan Ukhuwwah Bersama Qur’an Meraih Berkah”.

Daurah ini mensyaratkan pengalaman sebagai muallim minimal 1 tahun, lulus marhalah ula, kompeten dalam bahasa Arab, tajwid, ulumul Qur’an, Ilmu Tafsir, hafalal-Qur’an minimal 5 juz dan memahami matan al-Muqaddimah al-Jazariyyah. (ybh/hio)

Tags :

bm
Posdai News

Redaksi

Connect