Senin, 28 September 2020

Sekolah Dai Sultanbatara Gelar Wisuda dan Penugasai Dai


PAREPARE - Alhamdulillah, setelah menempuh masa pendidikannya 1 tahun dengan beasiswa penuh, Sekolah Dai Hidayatullah (SDH) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara) menggelar acara wisudah dan sekaligus penugasan yang digelar di Parepare, Sulsel, Senin (28/9/2020). 

Wisuda dan penugasan dai ini dihadiri oleh segenap pengurus Posdai Sultanbatara dan Pengurus DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Silawesi Tenggara dan Sulawesi Barat. 

Tampak pula hadir pula Kabid Tarbiyah DPP Hidayatullah Ust DR  Tasyrif Amin, MPd sekaligus memberikan sambutan kedua setelah sambutan pertama oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan Ust Drs. Mardhatillah yang juga selaku Ketua Badan Pembina Sekolah Dai Sultanbatara ini.

Acara wisuda sekaligus pembacaan SK Tugas  Dakwah bagi 16 mahasantri alumni perdana SDH Sultanbatara yang ditandatangani oleh Ketua Yayasan Pendidikan Dai Sultanbatara Ust Sumariadi.

Dalam keterangannya Ketua Yayasan Pendidikan Dai Sultanbatara Ust Sumariadi mengatatakn program Sekolah Dai ini dalam rangka menyiapkan lahirnya lebih banyak lagi kader dai yang siap mengabdi di berbagai titik penugasan dakwah. 

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada berbagai pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu yang telah mendukung penyelenggeraan program ini. 

Sumaryadi berharap SDH Sultanbatara terus eksis dan penugasan perdana ini menjadi langkah awal yang baik untuk terus menjaring serta mendidik calon dai yang kelak siap mengabdikan dirinya untuk dakwah Islamiyah dalam rangka memajukan bangsa dengan dakwah pencerahan. 

Sementara itu, Kabid Tarbiyah DPP Hidayatullah DR Tasyrif Amin dalam sambutan mengungkapkan bahwasanya enam belas dai yang baru ditugaskan ini telah di bekali ilmu Al-Quran, tsafaqah Islamiyah serta ulumuddin serta ditempa kekaderannya agar dapat mengajarkan Quran di seluruh penjuru baik perkotaan hingga daerah pelosok desa. 

Dia mengingatkan bahwasanya sebagai dai, kita harus selalu berusaha memperbaiki kepribadian diri dengan mendekat kepada Allah SWT. Pribadi yang berkarakter insya Allah diharapkan dapat juga membentuk karakter umat yang dibinanya. 

Adapun nama nama dan tempat tugas dai muda ini yakni Amri Hidayat bertugas di Sinjai, sebuah kawasan pedalaman di Masago-Bone. Asman bertugas di Maros, Aswal di Polewali, Ahmad Usamah di Kajang-Bulukumba, Muhammad Asril di Luwu Utara.

Kemudian ada Jumaidi yang bertugas di Makassar, Khoiril Mukhtar di Sinjai, La Ode Iwu di SDH Sultanbatara, Muhammad Azhim di Kampus Madya Kendari, M. Alham A di Maros, Rahman Abdillah di Kolaka Utara dan Ridwan di Konawe.

Selanjutnya ada Muhammad Sandi ditugaskan berangkat ke Sidrap, Syahril dilempar ke Lambara, Sofyan ditempatkan di Mamasa dan terakhir Wawan Kurniawan yang ditugaskan menyeberang laut untuk mengabdi di Kepulauan Selayar.

FOTO DOKUMENTASI








Tags :

bm
Posdai News

Redaksi

Connect